Seminar Online Perekonomian Dalam Dunia Era AI dengan RTH
Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar paru-paru kota, tetapi juga motor penggerak ekonomi yang signifikan melalui peningkatan nilai properti, peluang usaha mikro, dan pengembangan industri kreatif. Secara ekonomi, keberadaan taman atau jalur hijau menciptakan nilai publik yang dapat dikonversi menjadi keuntungan finansial langsung maupun tidak langsung bagi masyarakat dan pemerintah
Berikut adalah beberapa aspek utama hubungan antara RTH dan perekonomian:
- Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal: RTH sering kali menjadi pusat keramaian yang dimanfaatkan pelaku usaha kecil untuk berjualan. Menurut laporan dari Pontianak Post, kolaborasi antara ruang publik dan UMKM mampu menjadi penopang ekonomi kota.
- Potensi Ekonomi Kreatif: RTH berfungsi sebagai ruang inklusif untuk interaksi sosial dan kreativitas. Pihak kementerian seperti yang dikutip oleh ANTARA News Kalteng menekankan bahwa ruang terbuka sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
- Peningkatan Pendapatan dan Lapangan Kerja: Pembangunan RTH terbukti membuka lapangan kerja baru, mulai dari sektor konstruksi hingga pemeliharaan taman dan sektor jasa di sekitarnya. Studi dalam Jurnal Pustaka Galeri Mandiri menunjukkan adanya kenaikan pendapatan masyarakat di sekitar area pembangunan RTH.
- Nilai Properti dan Investasi: Lokasi hunian atau bisnis yang berdekatan dengan taman kota yang asri cenderung memiliki nilai jual dan sewa yang lebih tinggi karena faktor kenyamanan dan keindahan visual.
- Efisiensi Biaya Lingkungan: Secara tidak langsung, RTH mengurangi biaya ekonomi akibat bencana (seperti banjir melalui resapan air) dan polusi udara, yang jika tidak ditangani akan membebani anggaran kesehatan dan infrastruktur negara
Segera Daftar!
Wujudkan impian akademik Anda di STEI Yogyakarta dengan program studi unggulan, dosen ahli, dan fasilitas lengkap yang mendukung kesuksesan masa depan.